Kamis, 25 April 2019

Politik Kampus


[OPINI]
Diskusi malam menjadi kegiatan Rutinitas di kampus , Dimana mahasiswa fokus terhadap beberapa argumentasi yang berkembang di dalam kampus

Kamis, 11 April 2019

Kampusku



Aku mulai melangka , memanjakan 
terik sinar matahari yang
menemani langkaku ,
ku tak sendiri , dengan semangat 
aku mengoleh semua yang ada , 
mulai tersenyum dan bangga

Saat melangkah 
dan tiba dalam suasana keramaian
kulihat dengan ciri khas mahasiswa teknik , semakin kokoh aku berdiri
untuk memulainya

Ia sangat menarik ,
Ia mampu menarik perhatian semua orang,ia melahirkan orang orang yang berfikiran kritis

"Perhatikan Aku Cintailah Aku "


Hampir tak semua kulihat........
Mereka tetap tersenyum tanpa aku,aku yang tergantung dilemari menanti untuk digunakan..

Siapa pemilikku? Tak satu orang yang memilikiku.... kulihat mereka memilikiku dengan kewajiban umumnya..

Namun mereka tak menggunakan kewajibannya untuk menggunakan aku... Eza Nusantara ia adalah orang yang berkewajiban memilikku alias sipemilikku , 2 tahun lalu ia sangat mencintaiku ia selalu memperhatikanku ,bukan hanya ia tapi juga teman temannya dan mereka seluru mahasiswa.

Bahagia tak pernah hilang dariku,aku sangat berarti bagi mereka dengan aku adalah simbol mereka,mereka selalu menggunakan aku dengan bangga... aku bersama mereka aku digunakan dalam setiap kegiatan kampus maupun kegiatan sosialisasi.

Sabtu, 06 April 2019

EGOISME



Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri.

Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat. .

Nepotisme


Nepotisme adalah suatu kegiatan yang mengutamakan atau memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya.

Kata Nepotisme sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat, bahkan praktiknya pun sudah kerap terjadi dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. 
Contoh Nepotisme yang bergerak dalam bidang jasa di Indonesia, tidak mempertimbangkan keahlian-keahlian khusus dalam bidangnya, namun lebih memihak kepada sistem hubungan antara induvidu.

Kamis, 04 April 2019

PU LPM ITM BERHARAP KADER BARU MAMPU MENUMBUHKAN MINAT BACA DAN KESADARAN KRITIS


Setelah melewati proses panjang, tujuh orang calon kader yang berasal dari berbagai jurusan di Institut Teknologi Medan (ITM) akhirnya lulus dan sah menjadi kader Aktif angkatan sebelas di Lembaga Pers Mahasiswa Bursa Obrolan Mahasiswa Institut Teknologi Medan (LPM BOM ITM) pada Rabu, (27/03) di Bumi perkemahan sibolangit. Syahyan Pratama Damanik selaku Pimpinan Umum (PU) berharap kader baru dapat menumbuhkan minat baca dan kesadaran kritis ditiap – tiap mahasiswa ITM.

Minggu, 28 Mei 2017

Mari Melawan Bersama Meruntuhkan Sistem Menindas

Sebarkanlah sebagai bentuk perlawanan kita pada Polrestabes Medan yang membungkam demokrasi.  Mematikan kebebasan pers. Kebebasan berekspresi. Berorganisasi. Dan berpendapat dimuka umum.....
Dibalik jeruji besi kami melawan.
Dibalik jeruji basi kami berteriak.
Dengarlah teriakan kami yang menggelegar.
Dengarlah teriakan kami yang mengguncang seisi dunia.
Jika kalian bergetar melihat ketidak adilan. Penindasan. Dan jika kalian gelisah melihat refresip sampai kriminalisasi aparat kepolisian maka kalian lah kawan kami.
Kami berdualah yang disiksa karena meliput aksi demonstrasi momentum HARDIKNAS pada 2 mei 2017.
Kami adalah pers mahasiswa yang selalu bergentayangan menghantui para penindas. Menyiksa oknum polrestabes Medan yang telah menginjak injak kemerdekaan pers, kemerdekaan berpendapat, kebebasan berorganisasi dan berekspresi.
Angkat tinggi tinjumu keawan..  Sebagai bentuk yang lemah masih melawan.
Rapatkan barisan. 
Mari kita hancurkan sistem yang menindas.
Dan hari ini kami meneriakkan sekeras kerasnya.
1. Hentikan refresifitas sampai kriminalisasi terhadap gerakan rakyat, pers, dan mahasiswa.
2. Tegakkan UU No40 Tahun 1999 tentang Pers
3. Wujudkan pendidikan gratis, Ilmiah, Objektif, dan bervisi kerakyatan.
4. Kapolrestabes harus bertanggung jawab atas peristiwa 2 mei 2017 yang berujung pada pembungkaman demokrasi
5. Wujudkan demokrasi sejati
6. COPOT JABATAN SANDY NUGROHI SEBAGAI KAPOLRESTABES MEDAN.