Kamis, 27 April 2017

Maafkan Aku Kartini //puisi IsahPelangi

Dengan lantangnya aku berkoar-koar
Menuntut kesejajaran dengan lelaki
Tapi yang ku lakukan hanya menulis puisi
Atau pulang dari dugem yang membuatku hampir mati
Dengan lantangnya aku berkoar-koar
Menuntut perlindungan dari sang Kuasa
Tapi yang ku lakukan justru menjual diri
Demi gengsi setinggi langit dan hedonisme sosialita
Dengan lantangnya aku berkoar-koar
Menuntut kasih sayang dari lelaki
Tapi yang ku lalukan menyelingkuhi diri
Lupa kodrat bahwa aku harus di kasihi
Katanya Kartini emansipasi wanita
Nyatanya aku tak tahu jahe dan lengkuas
Katanya Kartini emansipasi wanita
Nyatanya harga lipstikku sepuluh juta
Maafkan aku Kartini
Nisanmu banjir airmata
Dari kau mati
Sampai aku tak punya harga diri
Maafkan aku Kartini
Ibuku tak pernah menceritakan gigihnya perjuanganmu
menaikkan kodrat perempuan di bumi pertiwi
Maafkan aku Kartini
Aku hanya menulis puisi
Dari gelap sampai terang
Dari saban ke saban
Sampai tubuhku ringkih
Anakku ikut mati dalam pelukanku
Yang hampir tak berharga lagi
Diinjak oleh kaum lelaki...
#catatanpenahitam
Pematang Siantar, 21 April 2017
Biodata Penulis
Nama : Siti Aisyah
Asal Kampus : STIE SULTAN AGUNG PEMATANG SIANTAR
Jurusan : Manajemen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar