Minggu, 28 Mei 2017

Mari Melawan Bersama Meruntuhkan Sistem Menindas

Sebarkanlah sebagai bentuk perlawanan kita pada Polrestabes Medan yang membungkam demokrasi.  Mematikan kebebasan pers. Kebebasan berekspresi. Berorganisasi. Dan berpendapat dimuka umum.....
Dibalik jeruji besi kami melawan.
Dibalik jeruji basi kami berteriak.
Dengarlah teriakan kami yang menggelegar.
Dengarlah teriakan kami yang mengguncang seisi dunia.
Jika kalian bergetar melihat ketidak adilan. Penindasan. Dan jika kalian gelisah melihat refresip sampai kriminalisasi aparat kepolisian maka kalian lah kawan kami.
Kami berdualah yang disiksa karena meliput aksi demonstrasi momentum HARDIKNAS pada 2 mei 2017.
Kami adalah pers mahasiswa yang selalu bergentayangan menghantui para penindas. Menyiksa oknum polrestabes Medan yang telah menginjak injak kemerdekaan pers, kemerdekaan berpendapat, kebebasan berorganisasi dan berekspresi.
Angkat tinggi tinjumu keawan..  Sebagai bentuk yang lemah masih melawan.
Rapatkan barisan. 
Mari kita hancurkan sistem yang menindas.
Dan hari ini kami meneriakkan sekeras kerasnya.
1. Hentikan refresifitas sampai kriminalisasi terhadap gerakan rakyat, pers, dan mahasiswa.
2. Tegakkan UU No40 Tahun 1999 tentang Pers
3. Wujudkan pendidikan gratis, Ilmiah, Objektif, dan bervisi kerakyatan.
4. Kapolrestabes harus bertanggung jawab atas peristiwa 2 mei 2017 yang berujung pada pembungkaman demokrasi
5. Wujudkan demokrasi sejati
6. COPOT JABATAN SANDY NUGROHI SEBAGAI KAPOLRESTABES MEDAN.

2 komentar: