Senin, 22 Mei 2017

Ratusan Mahasiswa Medan Melakukan Tekanan Politik Di Depan Mapolrestabes Medan

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas Mahasiswa Medan (SOLMED) kembali memberi tekanan politik kepada Kapolrestabes Medan dengan cara melakukan Aksi demonstrasi dari Taman Budaya menuju kedepan Mapolrestabes Medan, senin (22/05). Dalam aksi tersebut ratusan mahasiswa yang terdiri dari beberapa Kampus menuntut agar Polrestabes Medan segera menghentikan refresifitas sampai Kriminalisasi aparat kepolisian terhadap gerakan rakyat dan mahasiswa serta bebaskan 3 aktivis mahasiswa yang ditahan Polrestabes Medan.
Dengan masih ditahannya 3 aktivis mahasiswa pasca aksi 2 mei 2017 yang berakhir ricuh didepan pintu gerbang 1 Universitas Sumatra Utara diakibatkan terjadi provokasi -provokasi dari masyarakat dan kepolisian maka Mapolrestabes medan kembali di datangi mahasiswa untuk ketiga kalinya dengan jumlah yang lebih besar sembari menuntut agar Kapolrestabes Medan segera Membebaskan ketiga rekan juang mereka. 
Dalam orasinya, seorang orator mengatakan bahwa penangkapan serta penggrebekan sekretariat organisasi mahasiswa adalah sebuah tindakan berlebihan serta sebuah cerminan pembungkaman apar kepolisian terhadap demokrasi di kota Medan.
Ratusan mahasiswa tersebut juga membawa poster bertuliskan beberapa tuntutan yaitu:
1. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, dan bervisi kerakyatan
2. Tegakkan demokrasi sejati
3. Berikan hak kb3 (kebebasan berekspresi, beraspirasi, berorganisasi
4. Tegakkan UU NO 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS
5. usut tuntas pelanggaran HAM di indonesia
6. Hentikan teror intelijen didalam kampus dan sekitar sekretariat organisasi mahasiswa
7. Copot sandy nugroho sebagai Kapolrestabes Medan
Dari pantauan dilapangan pihak kepolisian melakukan pengamanan ketat terhadap massa aksi. /yayan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar