Jumat, 19 Mei 2017

Selamat Ulang Tahun LPM BOM ITM

Salam pers....!!!
Salam pembebasan....!!!
Salam perlawanan....!!!
Salam 1/2 merdeka....!!!
"Sebuah kemerdekaan adalah hak segala bangsa"
SELAMAT ULANG TAHUN KADER LPM BOM-ITM
KRONOLOGI PENANGKAPAN PERS MAHASISWA LPM – ITM
Dengan terjadinya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh aliansi Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Sumatra Utara dalam menanggapi momentum Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) di Simpang Pos Padang bulan maka Pimpinan Redaksi (PIMRED) Lembaga Pers Mahasiswa – Institut Teknologi Medan (LPM – ITM) menugaskan 3 orang Badan Pengurus Harian (BPH) menjadi wartawan untuk meliput peristiwa tersebut.
Tepat pukul 13.30 wib Jackson Ricky Sitepu sampai dilokasi dan segera melakukan peliputan sebagai mana mestinya dan disusul juga oleh Fikri Arif yang tiba dilokasi. Berbeda dengan fadel yang memang telah hadir dilokasi sejak pagi hari namun baru mendapatkan surat tugas pada siang hari.
Saat melakukan peliputan di simpang pos, keadaan baik – baik saja tanpa terjadi sebuah pelanggaran Kode Etik Jurnalistik. Bahkan saat massa aksi melakukan perjalanan dari simpang pos sampai kelampu merah simpang kampus Universitas Sumatra Utara (USU) masih tetap melakukan tugas – tugas pers dengan profesional.
Namun situasi massa memanas saat ban bekas mulai dibakar oleh massa dan pihak kepolisian berdatangan beserta kendaraan barakudanya sehingga ketiga wartawan tersebut tetap berada dekat pada barisan kepolisian dan BRIMOB. Situasi semakin memanas saat massa aksi berpindah ke depan pintu gerbang tama kampus USU dan kembali membakar ban.
Provokasi – provokasi dari berbagai pihak baik masyarakat, Pereman Setempat dan Intel mulai mewarnai aksi mahasiswa tersebut sehingga terjadi bentrokan secara tiba – tiba antara massa aksi dengan masyarakat dan pihak aparatur negara. Ketiga wartawan kami masih berada dekat pada barisan aparatur negara yang semakin mendekat kegerbang kampus USU bahkan sampai masuk kedalam Kampus.
Tepat pada saat wartawan kami berada dalam kampus itu, 10 meter dari gerbang tersebut wartawan kami bernama jackson ricky sitepu dihalangi oleh masyarakat yang informasinya adalah pria tersebut  Intel namun tidak diamankan disebabkan dilepas pada saat itu juga. Sebelum meninggalkan lokasi, Ricky Jakson Sitepu sempat melihat Fadel Muhammad Harahap ditarik masyarakat dan jatuh tersungkur ke – aspal. Sementara itu Fikri Arif tidak dapat terlihat lagi dilapangan.
Saat dihubungi Pimpinan Umum LPM – ITM, kedua wartawan LPM ITM menegaskan bahwa mereka telah berada di kantor POLRESTABES MEDAN dan mereka juga mengatakan dengan jelas melalui Hand Phone bahwa mereka sudah menunjukkan surat tugas kepada masyarakat dan kepolisian namun tidak ditanggapi dengan baik oleh pihak pengaman negara tersebut “kami ketangkap wa, udah kami tunjukkan surat tugas tapi gak percaya orang itu. Cepatlah kesini Wa, udah mau geger otak aku” Ucap Fadel Muhammad Harahap melalui telephon genggam sebelum akhirnya ketahuan oleh polisi dan putus komunikasi.
Dengan bertepatan hari Ulang tahun LPM BOM - ITM kami tetap komitmen dalam menyatakan sikap:
"STOP REPRESIFITAS SAMPAI KRIMINALISASI TNI /POLRI TERHADAP PERS MAHASISWA SERTA BEBASKAN 2 REPORTER LPM BOM - ITM YANG DI TAHAN POLRESTABES MEDAN SAAT MELIPUT AKSI DEMONSTRASI MOMENTUM HARDIKNAS 2 MEI 2017"
bahkan tidak lupa pula kami menuntut:
1. Copot Sandy Nugroho sebagai Kapolrestabes Medan
2. Bebaskan kedua reporter kami beserta satu orang mahasiswa Universitas Sumatra Utara tanpa syarat
3. Jalankan UU RI NO 40 tahun 1999 tentang PERS
4. Wujudkan kebebasan berorganisasi, berpendapat dan berekspresi
4. Wujudkan Demokrasi sejati
5. Usut tuntas pelanggaran HAM
6. Kemerdekaan pers harga mati dan tidak dapat ditawar sampai mati
Sekali lagi selamat ulang tahun untuk seluruh kader LPM BOM-ITM baik yang ada di kota Medan maupun Yang sedang berada di luar Medan.
Semoga kiranya senantiasa api perjuangan kita tidak pernah surut dalam melawan penindasan, penghisapan, pengekangan, intimidasi, refresipitas, kriminalisasi terhadap seluruh gerakan pers mahasiswa di Nusantara terkhusus di kota Meda ini.
"Kemerdekaan ialah hak segala bangsa"
"Ini kota kita, kita bukan penjajah disini"
Salam pers....!!
Salam pembebasan ....!
Salam perlawanan....!
Salam 1/2 merdeka....!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar